ABSTRAK
Indonesia
merupakan negara dengan banyak sekali agama yang punya eksistensi
tersendiri seperti Islam, Kristen Protestan, Katholik, Hindu,
Buddha, dan masih banyak lagi. Akan tetapi, tidak seperti yang
dibayangkan bahwa ternyata masih banyak agama-agama minoritas di
Indonesia dan tidak mendapat toleransi yang sama seperti agama-agama
yang disebutkan sebelumnya. Dalam permasalahan kali ini akan di bahas
lebih dalam mengenai bagaimana orang-orang di Indonesia memandang
agama-agama minoritas. Metode penelitian yang di pakai kali ini
adalah metode pengambilan sampel (sampling) yang untuk permulaan data
sampel di ambil secara acak (random sampling) di wilayah terdekat
yang bisa di jangkau terutama wilayah kota dengan cara memberikan
beberapa pertanyaan kepada responden.
Pengambilan
sampel dilakukan dengan cara random sampling karena jika dilakukan
dengan cara selain random sampling maka akan menyebabkan data yang di
ambil mengenai pandangan orang-orang Indonesia mengenai sebagian
agama yang minoritas akan bersifat subyektif (satu pandang/sempit)
dan tidak obyektif (lebih dari satu pandang/luas). Dari data yang
dikumpulkan di hari pertama, kesimpulan sementara akan di buat dan
rencana seluruhnya pengambilan data akan bertahap kesimpulan yang di
buat berdasarkan hasil diperoleh setelah melakukan random sampling
selama beberapa hari. Hambatan yang terjadi adalah beberapa responden
yang tidak paham atau mengaku sebagai atheis. Dari data penelitian
dapat disimpulkan bahwa orang-orang memandang bahwa kaum agama
minoritas di Indonesia masih dianggap sebagai gangguan karena berbeda
pengaruhnya dengan agama-agama besar di Indonesia.
Kata
kunci : Agama, minoritas